Laman

Monday, 31 January 2011

sekarang aku sudah tau :)

ALLAH punya alasan .
dg menjadiknmu org asing buatku .
dua minggu sudah ckup untk aku mikir .
sekeras apapun aku minta anda kembali spti dlu .
tetep gabisa .
tak ad lg kterbukaan itu .
yg dluny saling melengkapi .
iya iyaa ak ptuskan untk menjauh .
tp ni btuh proses .
tenang saja !
aku pasti bisa. :)
ak cma bsa senyum aja .
ak ga akan nangis.
pertemuan-perpisahan itu jalan hdup .
ak ga berhak menuntut untuk kmbali. !
dan akhirnya harus aku temui semua berakhir :)
makasii bnyak untuk hati yang sempat ditawarkan meski hnya sebatas detik. .

Monday, 1 November 2010

Sayang, kasih, cintaku mati sudah,
Padahal sudah aku kata pada cinta untuk menungguku berdetik saja,
Tapi, cinta tak bisa bersabar rupanya,
Mengeluh dalam jarak yang tak terkungkung lagi,
Arahnya tak jelas,

Cinta yang dulu berbisik sayang dan rindu,
Sirna saat aku menyapanya dengan tarik suara rendah asaku ,
Terzina elegi tersusun rapi dalam tiga baris memilukan,
Sayang,
Kasih,
Cintaku mati sudah ....

Cintaku hilang ditelan kota,
Berdebu ...
Usang tak terhias lagi,
Cinta yang tragis ...
Sungguh tragedi cinta tak berseni ,
Bersama kau kecenderungan hatiku ...


[Dalam kerinduan yang sangad, 26 okt 2010 .. @8:06
Untuk dia yang tertanggguhkan hingga detik ini ... =)

Tuesday, 19 October 2010

terima kasih janji itu ..

sempat aku ragu akan keseriusan itu ..
sempat berpikir juga menghilangkanmu dalam hatiku [meski perih**

aku ingin mengujimu ,
membuktikan bahwa omongan orang salah tentangmu ..

tapi justru kau menganggapku hanya menjadikanmu singgahan hati sementara ..

aku bilang kau tak mungkin terganti ,
tapi malah kau memintaku melupakanmu ..

aku bilang aku hanya takut ,
kau tenangkanku dengan nasehat itu ..

kau janji ..
tak akan buatku menangis ..

Saturday, 14 March 2009

Bijakan Hati kepada-Nya

To ; ( Pemberi mata Air kehiduPan untukku )

Astaghfirullah,hari ini sehari sebelum hari bersejarahku.Aku bimbang.Aku menyesal,karna setahun lalu t'lah ku sia-siakan kesempatan hidup yang diberi-Nya.Banyak tinta hitam tergores pada harianku.Tanpa ada penghapus putih untuk menyucikannya.Aku merunduk,aku malu,wajahku tak layak tersenyum menutupi luka dosa yang menganga.Betapa t'lah banyak aku tergiur akan kebahagiaan yang maya.Semu dan tak nyata.
Illahi Rabbi,setahun lalu,aku mengecewakan mereka yang menyayangiku....
Illahi Rabbi,setahun lalu,aku masih sering mengotori hatiku dengan batu prasangka.Illahi Rabbi,setahun lalu,aku tertawa dalam kesuraman takdir sahabat-sahabatku.Illahi Rabbi,setahun lalu,aku banyak mengabaikan seruan rindu-Mu.Illahi Rabbi,setahun lalu,aku belum bisa belajar ikhlas sepenuhnya memaafkan.Dan Illahi Rabbi,setahun lalu,aku belum dewasa dalam menyikapi teguran-teguran rahmat-Mu.Maafkan aku......
Esok,aku mohon pada-Mu,perkenankan mata ini melihat hanya pada ayat-ayat-Mu saja.Izinkan telinga ini mendengar yang baik tanpa ada kesia-siaan belaka.Bersihkan kembali hatiku dari seluruh rasa yang membuat penyakit.Dan jadikan hadirku membuat sejuk setiap insan di sisiku.
Allah,aku ingin seperti bunda Khadijah yang berbesar hati mengadakan harta di jalan-Mu.Aku ingin seperti bunda Aisyah yang cerdas dalam memutuskan sesuatu.Aku ingin seperti ummi yang memberi tanpa meminta.Allah,jadikan aku muslimah yang diamond yang langka dan didamba kehadirannya.Amin...
(Malang,14 maret 2009)

Sunday, 22 February 2009


Glitterfy.com - Glitter Graphics


DeaRest: Sahabat yang Pernah Mewarnai Hariku....

Dulu,sekian lama aku menanti dalam pencarianku seorang yang datang untuk setia menemani hatiku.Dulu aku diam...Aku bingung dalam bimbangku.Mengapa aku harus ditinggal bersama shabat yang aku beri arti?Mengapa waktu seolah memudarkannya dan menjauhkanku dengannya?Semula aku sedih,aku putus asa dalam kepastian hatiku.Aku t'lah kehilangan sahabat untuk yang kedua kalinya.Mungkin pada dasarnya aku memang yang salah.Akulah penyebab semuanya menjadi tak karuan dan tak menentu.Duh,aku pantas menjadi kambing congek yang tak berguna.Hanya sampah yang merusuhi hati-hati kecil nan suci.Tuhan,kepada siapa lagi aku harus mengamanahkan rahasia-rahasia sukmaku?Adakah puing sisa-sisa bangunan kokoh ( persahabatan) untuk kau yang hina ini?Mungkin detik selalu mengecam tingkahku yang semakin memperburuk keadaan.Memang aku salah........


"Tuhan,Beri aku satu kesempatan Lagi
Jangan sampai ku menangis pada-Mu
Tuhan ku berjanji,kali ini kana kutepati...." (mY hoP3 @ mY BfF)
Sahabatku,kini aku hnaya bisa menangisi jiwaku yang terlantar.Nmaun,aku optimis Allah masih setia iringi langkahku.Sahabatku,aku titipkan salam terindah untukmu yang sedih,katakan saja pada sebongkah hati itu bahwa aku akan pergi agar hatimu tersenyum.Sahabatku,maafkan aku.....
(Aku YAng HAraPkan dia ada SebaGai Sahabat Hatiku)